InfoPGRI – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bogor menggelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka bagi Pengawas Sekolah.  Workshop digelar di Hotel Teratai Kecamatan Cisarua Kabupaten Bogor dari tanggal 21-22 September 2022. Sebanyak 40 pengawas Sekolah Dasar dari  40 kecamatan  di Kabupaten Bogor hadir mengikuti workshop.

Workshop IKM dihelat  oleh Bidang Pengembangan Profesi berkolaborasi dengan Bidang Pengembangan Karir. Tujuan dari workshop ini sebagai bentuk kepedulian PGRI untuk membantu Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor menguatkan implementasi  kurikulum baru.

Workshop  dihadiri oleh Ketua PGRI Kabupaten Bogor, Amsohi S.Pd.,M.M. sekretaris Bidang Pengembangan Profesi, Nawawi, S.Pd., M.Pd. , dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor Juanda Dimansyah, S.Pd.M.M. serta  narasumber kegiatan Dra. Nur Komariah M.Pd. dan D.Y.Suminarsih, M.Pd.

Ketua PGRI, Amsohi dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu para pengawas di Kabupaten Bogor menyamakan persepsi bagaimana teknis pelaksanaan IKM di lapangan. Workshop ini juga bertujuan agar para pengawas dapat melakukan praktik menyusun Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Lebih lanjut, workshop ini merupakan coaching bagi pengawas bagaimana memberikan informasi dan aksi dalam pelaksanaan Kurikulum Merdeka di satuan pendidikan.

Dalam sambutannya  Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Juanda Dimansyah mengungkapkan bahwa workshop yang diselenggarakan PGRI sangat membantu tugas Dinas Pendidikan. Implementasi Kurikulum Merdeka di lapangan membutuhkan aksi nyata yang sesuai dengan arahan Kementrian Pendidikan Kebuyaan Riset dan Teknologi (KemendikbudRistek). Para pengawas diharapkan dapat memberikan informasi dan penjelasan yang tepat dan sesuai sasaran pada satuan pendidikan. Lebih lanjut, dalam sambutannya Kepala Dinas Pendidikan memaparkan berbagai program yang direncanakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor.

Nur Komariah pada saat menyampaikan materi meluruskan beberapa miskonsepsi kurikulum. Ia mengungkapkan secara detail mengenai pemilihan kurikulum yang berlaku di satuan pendidikan. Dalam pemaparannya, Nur Komariah menegaskan pemilihan kurikulum saat ini tidak memaksa.  Satuan pendidikan diberikan kebebasan memilih sesuai kesiapan masing-masing. Secara terperinci dijelaskan juga mengenai perbedaan Profil Pelajar Pancasila,  Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, dan Problem Based Learning (PBL). Lebih lanjut, dijelaskan juga mengenai asesmen diagnostik, sumatif, dan formatif.

Narasumber kedua, D.Y.Suminarsih selanjutnya menjelaskan mengenai Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5). Dalam pemaparannya, narasumber menyatakan bahwa Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja adalah pembelajaran lintas disiplin ilmu untuk mengamati dan memikirkan solusi terhadap permasalahan di lingkungan sekitarnya. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja menggunakan pendekatan pembelajaran berbasis projek (project based learning), yang berbeda dengan pembelajaran berbasis projek dalam program intrakurikuler di dalam kelas. Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja memberikan kesempatan bagi peserta didik untuk belajar dalam situasi tidak formal, struktur belajar yang fleksibel, kegiatan belajar yang lebih interaktif, dan juga terlibat langsung dengan lingkungan sekitar untuk menguatkan berbagai kompetensi dalam Profil Pelajar Pancasila.

Selanjutnya kegiatan workshop memberikan kesempatan kepada peserta untuk meriviuw P5, praktik menyusun P5, presentasi kelompok, dan raport P5. Sebagai penutup kegiatan peserta diminta merefleksi kegiatan workshop.

#PGRI Kabupaten Bogor_Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Pengawas Se-Kabupaten Bogor

#Tikom_ 21-22 September  2022

One thought on “PGRI Kabupaten Bogor Gelar Workshop Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Pengawas Sekolah”
  1. Trimakasih atas masukannya …kami yg mungkin msh sedikit awam dan merasa abu2 dg kurikulum merdeka serta dg P 5 atau pelajar Pancasila rada bingung sekarang dapet pencerahannya Skali trimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.